Saturday, September 22, 2012

Keputusan kebangkrutan tidak akan mempengaruhi layanan Telkomsel

Keputusan kebangkrutan tidak akan mempengaruhi layanan Telkomsel

JAKARTA, Review Gadget - operator telepon seluler PT Mobile Telecommunications (SingTel) menjamin pelanggan bahwa kebangkrutan dan masalah hukum yang sedang dilakukan oleh PT Prima Jaya Computing Telkomsel, tidak mempengaruhi layanan Telkomsel.

"Telkomsel melanjutkan operasi seperti biasa. Lanjutkan melayani pelanggan, melayani dealer, menjaga komitmen kami kepada pelanggan," kata Chief Corporate Secretary Telkomsel Group, setelah banding pada konferensi pers Jumat (21/9/2012).

Dia mengatakan bahwa konsumen tidak perlu khawatir tentang kinerja pelayanan, karena masalah hukum ini tidak akan mempengaruhi layanan.

Vodacom

Simanjuntak kata pengacara Ricardo, sebuah perusahaan bangkrut yang mengambil alih kurator. "Tapi ini tidak mengarah pada kebangkrutan dari Telkomsel kegiatan pelayanan terganggu atau berhenti," kata Ricardo.

Seperti yang Anda ketahui , pada tanggal 14 September, Jakarta Pusat Pengadilan Niaga mengeluarkan putusan terhadap kebangkrutan Telkomsel karena memiliki utang yang telah jatuh tempo dan dapat ditagih ke dua atau lebih kreditur. Majelis hakim yang diketuai oleh Agus Iskandar mengatakan permohonan pailit terhadap Telkomsel Prima Jaya memenuhi Undang-Undang Kepailitan.

Timeline versi kuat dari Telkomsel

Kerjasama dengan Indonesia Telkomsel Sports Foundation (Yoi) untuk menjual produk-produk seperti starter pack prabayar dan voucher isi ulang Telkomsel, yang merupakan tema olahraga. Tujuannya, menurut Telkomsel, Yoi memberikan kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan atlet.

bungkus kartu dan voucher isi ulang hanya dijual kepada masyarakat Prima. Komunitas ini berkomitmen untuk pelatihan, para anggota target sekitar 10 juta atlet.

kompromi antara Telkomsel dan Yoi, yang dilakukan oleh PT Prima Jaya Computing. Pada tanggal 1 Juni 2011, Telkomsel resmi bernama P rima Jaya untuk mendistribusikan paket Computing starter dan bonus isi ulang olahraga tema, atau Kartu yang disebut Prima. Metode ini, Prima Jaya rangka pembelian starter pack dan reload bonus Telkomsel edisi Premium.

kemitraan berlangsung dua tahun, pada tanggal 1 Juni 2013.

Menurut Ricardo, Telkomsel kontrak disajikan kepada target dan Jaya Prima menjual 10 juta kartu pada tahun pertama, dan kupon isi ulang 120 dalam setahun.

tahun lalu, menurut Vodacom, Prima Jaya tidak mampu mencapai target penjualan. Bahkan, masyarakat tidak Prima padat.

Ketika Prima Jaya membeli paket tambahan buku dari kartu dan voucher edisi Prima 20 sampai dengan 21 Juni 2012, Telkomsel menurun.

"PT Prima Jaya Informasi mengevaluasi perilaku kinerja karyawan karena mereka tidak bisa menjual 120 juta senilai kartu isi ulang dan kartu SIM 10 juta sebagaimana tercantum dalam kontrak. Hal ini menjadi dasar untuk menolak pesanan pembelian Telkomsel, 20 dan 21 Juni 2012, "kata Ric ardo.

Dia menambahkan bahwa Pasal 6, ayat 4, kontrak, mengatakan Telkomsel berhak untuk mengurangi atau bahkan menghentikan kontrak.

Merasa sepihak dihentikan kontrak, Prima Jaya mengajukan panggilan pengadilan. Namun, Singtel tidak menanggapi panggilan dan Jaya Prima membawa kasus itu ke pengadilan, dan merasa dirugikan sebesar Rp 5,260 juta dalam bentuk tagihan.

Telkomsel menentang keputusan hakim yang mengatakan operator seluler terbesar perusahaan di Indonesia bangkrut ini. September 21, 2012, Telkomsel telah mengajukan banding.

No comments:

Post a Comment