Monday, September 24, 2012

Kepailitan Telkomsel, Departemen penundaan Seleksi Komunikasi 3G

Kepailitan Telkomsel, Departemen penundaan Seleksi Komunikasi 3G

JAKARTA, Review Gadget - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Departemen Perhubungan) memutuskan untuk menunda pemilihan blok spektrum 3G 2100MHz sampai batas waktu belum ditentukan. Salah satu alasannya adalah keputusan pailit mengenakan pada SingTel oleh Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada tanggal 14 September.

"Kami (Departemen Perhubungan) 3G menunda pemilihan sampai batas waktu belum ditentukan," kata Gatot S Dewabroto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dihubungi KompasTekno , Senin (2012/09/24).

3G Kemenkominfo menargetkan awalnya selesai pada bulan September, setelah itu akan ada posisi latar belakang penyelesaian blok 3G.

Billy mengatakan, ada dua faktor yang menyebabkan pengunduran diri ini 3G seleksi. Faktor internal adalah perbaikan dokumen oleh Departemen Komunikasi dan aturan seleksi. Sedangkan faktor eksterna l, kebangkrutan adalah keputusan diberikan pada Telkomsel.

"login seleksi sebagai bentuk kepedulian terhadap Telkomsel," kata Billy.

Kepala

Sekretaris Perusahaan Asli Brahmana Vodacom Group, mengatakan saat ini berkonsentrasi memecahkan masalah hukum.

Seperti diketahui, digugat pailit oleh PT Jaya Prima Computing Telkomsel di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat. Majelis hakim yang diketuai oleh Agus Iskandar mengatakan permohonan pailit terhadap Telkomsel ini memenuhi Undang-Undang Kepailitan. Telkomsel mengatakan utang karena Rp Prima Jaya 5,260 juta dolar.

utang berasal dari perjanjian kerja sama antara kedua yang membentang mulai tanggal 1 Juni 2011 untuk dua tahun, untuk kartu prabayar pertama dan kupon isi ulang Prima, tema olahraga. Dalam hal ini, Telkomsel dianggap mengakhiri kontrak secara sepihak.

Pada tanggal 21 September, Telkomsel telah mengajukan banding terhadap putusan pailit tersebut. Telkomsel Ricardo Simanjuntak pengacara mengatakan keputusan Mahkamah Agung, setidaknya dalam 74 hari sejak gugatan diajukan.

operator seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel jelas tertarik pada saluran 3G di blok 11 dan 12, 2100 MHz spektrum frekuensi, mengingat jumlah pelanggan yang terbesar. Selain Telkomsel, empat operator seluler berlisensi 3G juga menarik dalam 3G blok pemilihan.

Seleksi

​​akan dilakukan oleh kontes kecantikan metode , di mana sisa saluran blok operator 3G mobile akan memberikan prioritas kepada mereka yang paling membutuhkan. Persyaratan parameter dapat dilihat pada jumlah pelanggan yang telah menggunakan kepatuhan spektrum frekuensi, infrastruktur dan peraturan.

jaringan

3G di spektrum frekuensi memiliki jangkauan total 60MHz band 2100MHz 12 saluran dibagi menjadi blok. Setiap blok memiliki jangkauan vokal dari 5MHz.

total 10 saluran

blok ditugaskan untuk lima operator seluler memegang lisensi 3G, yaitu Telkomsel di blok 4 dan 5, 7 dan 8 dari Indosat, XL Axiata di 9 dan 10, Axis Telecom Indonesia pada 2 dan 3, dan Hutchison CP Telecommunications (Tri) pada 1 dan 6.

Blok 11 dan 12, belum ditugaskan untuk operator mobile. Nah, blok terakhir kedua sedang diperebutkan oleh lima operator seluler 3G berlisensi.

No comments:

Post a Comment