Sunday, November 4, 2012

Duh, Permainan Made in Indonesia diculik!

Duh, Permainan Made in Indonesia diculik!

Review Gadget - Scheduler permainan Surabaya, Elventales Studio, korban pembajakan sebagai salah satu karyanya yang "Chase Burger" diubah menjadi platform iOS dan ditempatkan secara ilegal di toko (Apple) App. Bahkan, game ini dibuat hanya untuk platform Nokia atau (Adobe) Flash.

Berdasarkan informasi yang terdapat di App Store, game membuat Elventales berganti nama "Chase Hungry" oleh pengembang dan bernama Zhang Huimei ditawarkan secara gratis. Selain nama, tidak ada perubahan yang lebih dibuat oleh penulis.

"Bahkan, penelitian kami juga menulis dan logo akan dihapus," kata Mahdi Basroni Rizal, CEO Elventales Studio dihubungi Kompas .

Mahdi mengaku ia hanya tahu permainannya, Kamis (11/01/2012), atau sehari setelah pertandingan jersey sepakbola yang dilukis di App Store. Sekarang bahwa mereka telah mengirim surat kepada Apple untuk melaporkan dicurigai memba wa pekerjaan ilegal.

Ini bukan pertama kalinya, pengembang Toge Productions've berada di sana ketika pertama permainan Necronator versi apapun ada kilatan tiba-tiba Putar toko. Necronator didistribusikan permainan bajakan sebelum versi rilis resmi dari Android.

Burger Chase mengatakan protagonis berjuang untuk menjaga burger mereka ditanggung tentara musuh. Pemain hanya perlu melompat atau meluncur di lantai karena protagonis secara otomatis terus berjalan. Permainan ini terinspirasi oleh Canabalt. (ELD)

Berikut ini adalah link ke

permainan Chase Burge, http://elventales.com/chase-burger/ dan link dari permainan App Store Chase Hungry: https://itunes.apple. com / us / app / hungry-chase/id572392029? mt = 8.

No comments:

Post a Comment