Saturday, November 17, 2012

Aplikasi Bisnis "Mobile" di menjanjikan di Indonesia

Aplikasi Bisnis "Mobile" di menjanjikan di Indonesia

JAKARTA, Review Gadget - pengembangan aplikasi bisnis pada perangkat mobile seperti ponsel dan tablet di Indonesia lebih menjanjikan. Sejak awal, para aktor mulai memasuki bisnis ini dan semua peluang yang dapat diambil oleh generasi muda.

Kenapa janji? Karena pengembang aplikasi ( pengembang ) seluler untuk mendapatkan uang dari aplikasi yang sedang berjalan, di mana Anda dapat membuat aplikasi dibayar atau aplikasi gratis yang menyediakan ruang untuk iklan.

Pertambahan Nilai Service Manager Indosat

Diana M. Sevi mengatakan pada bulan September 2012 dan kemudian setiap minggu Indosat memiliki 12.000 pelanggan yang membeli aplikasi berbayar di BlackBerry App World. Data ini menunjukkan bahwa sejak tahun 2011 dan Indosat sistem kredit untuk membeli potongan aplikasi BlackBerry. Aplikasi pada iOS dan Android, tentu tidak ada potensi kurang.

Menurut Diana, aplikasi yang paling download adalah permainan, musik dan jejaring sosial.

Altermyth Game Studio Development Company, pasar uang Indonesia berhasil memproduksi. "Populasi Indonesia Keempat terbesar orang di dunia, jadi kita menuju pasar lokal pertama, karena segmen pasar banyak yang belum tersentuh," kata Dien Wong, CEO AppMazinc Altermyth Studio acara di Centro Estudios de Jepang di Universitas Indonesia, Depok , Sabtu (17/11/2012).


Dari pasar Indonesia, Dien mengatakan ia telah mendapatkan Rp Rp 200 juta menjadi 300 juta aplikasi mobile gaming dijual karakteristik yang melekat CDMA operator seluler.

berusaha meyakinkan masyarakat Indonesia dibayar konten yang dianggap menarik. Selain itu, operator seluler kini juga mengintensifkan kerjasama dengan pengembang aplikasi, penyedia konten bisnis resesi sejak akhir 2011.

Pendiri M-Mobile Pocket Izak Jenie kondisi, pendapat, pertumbuhan bisnis ini didukung oleh penetrasi pengembang aplikasi dan pe nggunaan perangkat mobile (smartphone dan tablet), dan layanan internet yang cepat yang ditawarkan oleh operator seluler.

Untuk aplikasi pengguna pilihan, Izak menyarankan agar pengembang melakukan sesuatu yang sederhana bagi konsumen, dan memberikan pengalaman yang berbeda. "Tapi risiko adalah pengembang pertama harus melakukan upaya untuk membuat aplikasi yang sederhana dan memberikan pengalaman yang berbeda bagi pengguna," kata Izak di sela-sela konferensi yang diadakan di Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia AppMazinc, Depok, Sabtu ( 2012/11/17).

Salah satu perusahaan yang mengemudi agresif ekosistem pengembang di Indonesia adalah Qualcomm. Ini perusahaan desain chipset menyediakan software development kit (SDK) untuk pengembang aplikasi, mulai dari augmented reality SDK, Cepat CV (Computer Vision), Peer-to-Peer, permainan Kesadaran Kontekstual dan grafis, HTML5, kesehatan Wireless, Optimasi Multimedia.

Ben Siagian Qualcomm sebagai Country Director unt uk harapan Indonesia, pemangku kepentingan telah mempromosikan pertumbuhan ekosistem pengembang lokal muncul konten baik dan bisa mempercepat industri.

No comments:

Post a Comment