Monday, October 8, 2012

Win Banding Telkomsel Tentu kebangkrutan kasus

Win Banding Telkomsel Tentu kebangkrutan kasus

JAKARTA, Review Gadget - Direktur PT Telkomsel Alex J Sinaga, yakin timnya akan memenangkan pengadilan banding menyatakan kebangkrutan di Mahkamah Agung (MA)

"Di bawah pemeriksaan kita miliki dalam memori dan. juga banding yang diajukan oleh PT Jaya Prima komputasi, kami percaya Telkomsel akan menang dalam kasus kepailitan, "katanya, setelah rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR, di MPR / DPR, Jakarta, Senin (2012/10/08).

Menurut Alex, kebijakan yang diambil sesuai dengan ketidakpuasan keputusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat Vodacom, sehingga menimbulkan untuk mengajukan banding.

"Telkomsel mengajukan banding dalam posisi yang baik, sementara banyak memori yang diusulkan melawan lawan tidak benar-benar diarahkan MA, terutama terkait dengan penentuan pesanan pembelian (PO) dianggap sebagai utang Telkomsel," kata Alex.

Seperti dilaporkan, Jumat (2012/9/14) siang, Hak im Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Hakim Agus Iskandar dipimpin, memutuskan bahwa permohonan pailit Computing PT Telkomsel Jaya Prima, agen voucher isi ulang kartu Prima.

Prima Jaya Telkomsel dan mulai bekerja pada 1 Juni 2011 hingga Juni 2013 batas waktu awal voucher isi ulang komitmen Vodacom bertema olahraga. Tapi asosiasi
memimpin kasus sejak Juni 2012 setelah memutuskan kontrak karena Vodacom Prima Jaya hakim tidak memenuhi standar yang diinginkan.

Prima Jaya telah mengajukan kebangkrutan, karena mereka berpikir sisa resolusi kontrak senilai Rp 5, $ 3 juta sebagai utang Telkomsel.

Tapi Alex menegaskan bahwa penghentian pengiriman paket produk dan awal yang baik untuk Atlet Indonesia Foundation (Yoi) karena Prima Jaya belum membayar pembayaran sebesar Rp 4,8 miliar untuk Telkomsel.

"Prima Jaya tidak dibayar untuk produk dialokasikan, sehingga Telkomsel memutuskan untuk berhenti pengiriman produk," katanya.

Alex membuat jelas, kasus ini per usahaan tidak diharapkan untuk mengganggu fungsi perusahaan.

Telkomsel

Penghasilan untuk September 2012 menunjukkan peningkatan, atau memuncak atas sejarah perusahaan.

Demikian pula

pelanggan Telkomsel secara bersamaan telah menembus 120 juta, dan diperkirakan mencapai 130 juta pada tahun 2012 akhir.

"Capex (belanja modal) dialokasikan Rp Telkomsel pada tahun 2012, kami mencoba untuk diserap sepenuhnya untuk investasi dan jasa pengembangan usaha," kata Alex.

No comments:

Post a Comment