Wednesday, October 17, 2012

India masih menjadi negara raja spam

India masih menjadi negara raja spam

Gadgetan - Anda tentu tahu istilah spam, spam adalah pesan sampah yang biasa Anda terima pada email Anda dengan isi yang bersifat jualan ataupun tidak memiliki hubungan dengan apa yang ingin Anda cari sehingga spam disebut juga sebagai pesan sampah.

Sebuah data menarik dikeluarkan oleh SophosLabs, dimana mereka merilis daftar negara dengan jumlah spam terbanyak. India memuncaki daftar negara dengan jumlah spam terbanyak, bahkan saking banyaknya diperkirakan satu dari setiap enam pesan sampah bahwa di inbox e-mail sampah pengguna datang dari India.

India memiliki kenaikan persentase spam global untuk kuartal ketiga berturut-turut dan sekarang menyumbang lebih dari 16 persen dari semua junk e-mail di seluruh dunia.

Namun banyaknya jumlah spam ini diperkirakan karena ada pihak ketiga yang menggunakan IP negara India untuk menyebarkan spam dan malware. Pemerintah India diharapkan bisa melindungi internet mereka dari serangan para hacker yang tidak bertanggung jawab.

Menurut data dari Sophos, jumlah pengguna internet India mencapai 5,3 persen dari pengguna internet seluruh dunia. India adalah negara ketiga yang penduduknya paling banyak menggunakan internet setelah AS dan Cina. Anehnya, populasi yang terkoneksi dengan internet India hanyalah 10 persen dari jumlah penduduk India sendiri. Jadi, sangat besar kemungkinan internet India disusupin oleh para hacker.

Selama beberapa tahun belakangan, AS menjadi negara yang paling banyak mengirimkan spam dan rekor itu akhirnya dilewati oleh India pada April silam. Selain India, beberapa negara yang terkenal dengan kiriman spamnya adalah Italia, Arab Saudi dan Prancis.

Data keamanan yang dirilis McAfee bulan lalu menunjukkan perkembangan malware begitu besar saat ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Worms, virus, botnet, Trojan dan spam berkembang terus menyeran komputer, laptop dan perangkat mobile Anda. Jadi berhati-hatilah dalam membuka sebuah link dan selalu update anti virus Anda.

No comments:

Post a Comment