Thursday, October 18, 2012

Video TNI aniaya wartawan diunggah di YouTube

Video TNI aniaya wartawan diunggah di YouTube

Gadgetan – Sebuah video yang diunggah akun Riau Pos di YouTube menjadi heboh, pasalnya pada video tersebut seorang wartawan media Riau Pos terlihat sedang dianiaya oknum TNI (AU). Video tersebut langsung ramai jadi bahan pembicaraan, ada yang pro ada juga yang kontra. Kejadian itu bermula ketika sebuah pesawat tempur Hawk 200 terjatuh di kawasan komplek Pandau Permai, Pekanbaru, Riau. Pada saat itu, dilaporkan bahwa ada lima wartawan dan dua warga sipil menerima perlakuan kekerasan di Lanud Roesmin Nurjadin. Langsung saja kejadian tersebut direspon oleh TNI (AU), masyarakat, dan sejumlah wartawan dari berbagai daerah. Marskal TNI Imam Sufaat sebagai Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) mengatakan bahwa, sebelumnya memang sudah ada larangan untuk meliput berita di tempat kejadian perkara, karena Hawk 200 merupakan jenis pesawat tempur, “Kalau untuk pesawat tempur kan rahasia ya. Kalau mis alnya bawa bom, nanti kena bom”. ujar Imam Sufaat Namun sayangnya larangan tersebut tidak ditanggapi serius oleh masyarakat dan wartawan yang sedang ada di area tersebut, sehingga memancing emosi para oknum TNI (AU). Kejadian tersebut terekam, ketika seorang oknum TNI (AU) memukuli salah satu wartawan dari media Riau Pos yang berusaha merekam kejadian pesawat jatuh tersebut. Bukannya mendapatkan berita, wartawan tersebut malah mendapatkan bogem mentah dan dirampas kameranya. Video yang diunggah di YouTube tersebut mendapatkan jumlah penonton yang tidak [...]

No comments:

Post a Comment