Thursday, October 4, 2012

FBI gunakan media sosial untuk melacak keberadaan teroris

FBI gunakan media sosial untuk melacak keberadaan teroris

Gadgetan-Keberadaan media sosial nampaknya membantu banyak pekerjaan penegak hukum, salah satunya FBI, mereka mengakui media sosial seperti Facebook dan Twitter dapat dimanfaatkan untuk melacak keberadaan seorang buronan, termasuk teroris. Salah satunya adalah seorang teroris yang sedang dilacak saat ini dan diduga kuat keberadaannya di Suriah.

Teroris tersebut bernama Ahmad Abousamra (31) yang memiliki kewarganegaraan ganda yaitu Amerika Serikat dan Perancis. Teroris yang pernah tumbuh di Boston ini di beri gelar “most wanted terrorist” dengan imbalan USD 50.000, bagi siapa pun yang dapat memberikan informasi tentang keberadaannya. Upaya tersebut dimaksudkan untuk mempersempit ruang gerak para teroris dan penggunaan media sosial menjadi salah satu cara FBI untuk mengumpulkan informasi tentang Ahmad Abousamra.

Rencananya FBI juga akan memasang iklan yang berisikan foto dan keterangan orang yang sedang dicari FBI, menurut mereka dengan cara demikian, keberadaan atau informasi tentang Ahmad Abousamra akan cepat terlacak dan pada akhirnya mereka (para teroris) akan cepat tertangkap.

FBI juga memberikan info pada CNN bahwa Ahmad Abousamra sempat berada di luar negeri untuk memberikan pelatihan militer dan bermaksud menyerang tentara Amerika Serikat, salah satunya adalah Irak. Ia diduga bergabung pasukan militer setempat yang pada saat itu sedang berperang dengan Amerika Serikat.

No comments:

Post a Comment